Jakarta, IDN Times - World Health Organization (WHO) telah memperingatkan tentang adanya gelombang kedua virus corona atau COVID-19. WHO meminta kepada negara-negara yang sudah melonggarkan lockdown atau karantina wilayah untuk berhati-hati.
Menanggapi adanya gelombang kedua, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, meyakini bahwa gelombang kedua virus corona atau COVID-19 tak akan terjadi di Indonesia. Menurutnya, gelombang dua akan terjadi di wilayah-wilayah yang tak menerapkan protokol kesehatan COVID-19.
Berbeda dengan Wiku, ahli epidemiologi dari Universitas Griffith di Australia, Dicky Budiman justru menilai adanya potensi gelombang kedua di Indonesia. Ia mengatakan potensi gelombang kedua bisa saja terjadi karena melihat kebijakan penanganan COVID-19 yang dilakukan pemerintah tak tegas.
