Jakarta, IDN Times - Direktur Jenderal Sains dan Teknologi (Dirjen Saintek) Kemendikti Saintek, Ahmad Najib Burhani, menyampaikan alasan tidak ada Sekolah Garuda yang dibangun di Pulau Jawa. Pada proses pembangunannya, sudah ada empat lokasi SMA Unggul Garuda Baru 2026 yang dibangun pemerintah dan bakal beroperasi pada Juni 2026.
"Sekolah Garuda itu tidak dibangun di Jawa, tapi di daerah-daerah yang punya potensi, tetapi minim fasilitas pendidikan yang baik," kata dia di kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
