Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam ulah militer Israel yang mencegat kapal yang mengangkut sembilan WNI menuju ke Gaza dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Dalam pandangannya, aksi pasukan zionis itu bertolak belakang dengan upaya beberapa pihak yang ingin meredam konflik Palestina VS Israel dan AS-Israel VS Iran.
"Saya mengecam ulah Israel ini. Saya mendukung Pemerintah Indonesia lebih tegas mendesak DK (Dewan Keamanan) PBB dan AS agar melobi Israel dan membebaskan WNI," ujar Sukamta di dalam keterangan, dikutip Selasa (19/5/2026).
Ia pun mendengar dari sembilan WNI yang kini diculik oleh militer Israel, empat di antaranya merupakan jurnalis. Sisanya merupakan aktivis yang ingin membawa masuk bantuan kemanusiaan ke Palestina. Penculikan WNI yang terlibat dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 membuat publik di dalam negeri semakin geram.
"Seharusnya Israel menghormati proses itu (untuk meredam) konflik dengan tidak melakukan manuver yang kontraproduktif dengan upaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah," kata legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
