Jakarta, IDN Times - Kabar baik bagi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan terobosan baru dalam manajemen transportasi untuk menghapus ketidakpastian jadwal keberangkatan, khususnya saat fase puncak haji.
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Transportasi Haji, Syarif Rahmat, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menyusun jadwal pergerakan yang sangat rinci untuk setiap kelompok terbang (kloter).
"Tahun ini kita akan menyusun jadwal pergerakan jemaah setiap kloter yang rigid di sana. Jadi nanti tidak ada lagi tahun 2026 ini jemaah yang berangkat ke Arafah tidak tahu kapan berangkatnya, (hanya) nunggu di lobi dari pagi ternyata berangkatnya siang atau malam," ujar Syarif di sela-sela Diklat PPIH Arab Saudi, Kamis (22/01/2026).
Berikut adalah tiga poin utama strategi transportasi haji 2026.
