Comscore Tracker

Datangi Polda Jatim, Koordinator Bantah Tur Jihad Untuk Aksi 22 Mei

Katanya cuma mau kulakan ke Tanah Abang

Surabaya, IDN Times - Dua koordinator Tur Jihad Surabaya-Jakarta, Mochamad Roni dan Feni Lestari, mendatangi Kepolisian Daerah Polda Jawa Timur (Polda Jatim), Minggu (19/5).

Mereka meminta maaf ke polisi juga masyarakat melalui awak media, soal penyelenggaraan tur ke Jakarta yang dikaitkan dengan aksi 22 Mei mendatang.

Baca Juga: Jelang Aksi 22 Mei, Hendropriyono Siagakan Ratusan Anjingnya

1. Sebut Tur Jihad hanya jalan-jalan ke Jakarta

Datangi Polda Jatim, Koordinator Bantah Tur Jihad Untuk Aksi 22 MeiIDN Times/Ardiansyah Fajar

Dalam penjelasannya, Roni mengatakan bahwa makna tur jihad yang akan mereka selenggarakan hanyalah jalan-jalan alias refreshing ke Jakarta. Dia mengajak emak-emak sebagai peserta jalan-jalan ke ibu kota tersebut dalam waktu dekat.

"Setelah itu, melihat kondisi yang begitu memanas, tur jihad ini sudah dibubarkan, dan yang mendaftar pun hanya minim, sehingga dibubarkan. Tidak ada keberangkatan ke Jakarta," ujar Roni di Humas Mapolda Jatim.

2. Membuat pernyataan tertulis ke polisi

Datangi Polda Jatim, Koordinator Bantah Tur Jihad Untuk Aksi 22 MeiIDN Times/Ardiansyah Fajar

Pihaknya, lanjut Roni, juga telah membuat pernyataan tertulis kepada polisi kalau tur jihad hanya acara jalan-jalan. Terkait pemberitaan di beberapa media, dia menyebut bahwa itu hanya berita yang dibesar-besarkan.

"Saya mengatakan tur jihad hanya jalan-jalan itu. Ini surat pernyataan saya kepada kepolisian. Maaf saya yang meresahkan masyarakat," kata Roni.

3. Agendanya ke Tanah Abang lalu Masjid Istiqlal

Datangi Polda Jatim, Koordinator Bantah Tur Jihad Untuk Aksi 22 MeiIDN Times/Kevin Handoko

Ketika disinggung apakah tur jihad ini akan mengikuti aksi 22 Mei, Roni membantah dengan tegas. Feni pun menambahkan pengertian jihad dalam tur tersebut ialah kulakan perlengkapan lebaran ke Pasar Tanah Abang.

"Itu kan ada yang sambil cari nafkah mau kulakan (membeli barang grosir) ke Tanah Abang, terus ibadah ke Masjid Istiqlal, seperti itu. Semula Go Jakarta. Saya sendiri menyerahkan ke emak-emak siapa yang mau ikut, terserah," jelas Feny.

4. Polisi tetap periksa meski keduanya telah meminta maaf

Datangi Polda Jatim, Koordinator Bantah Tur Jihad Untuk Aksi 22 MeiIDN Times/Ardiansyah Fajar

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengungkapkan kepolisian tetap memeriksa dua koordinator tur tersebut. Pihaknya akan memastikan bahwa tur jihad bukan bagian dari mobilisasi massa aksi 22 Mei.

"Kepolisian akan periksa dulu, yang bersangkutan ini dua orang apa maksudnya itu semua," kata Barung.

Baca Juga: Soal Ancaman Terorisme 22 Mei, Bawaslu Pastikan Situasi Kondusif

Topic:

  • Elfida

Just For You