Comscore Tracker

Mengaku Merugi, Puluhan Member Desak Polda Jatim Buka Kembali MeMiles

Polda Jatim periksa sejumlah selebritas

Surabaya, IDN Times - Beberapa member atau anggota investasi PT Kam and Kam melakukan aksi protes di depan Mapolda Jawa Timur, Selasa (14/1). Mereka menyatakan mendukung MeMiles agar beroperasi lagi.

Penutupan aplikasi MeMiles dinilai sangat merugikan. Mereka menganggap tidak ada penyelewengan atau investasi bodong pada MeMiles.

1. Member merasa dirugikan dengan penutupan MeMiles

Mengaku Merugi, Puluhan Member Desak Polda Jatim Buka Kembali MeMilesBeberapa member MeMiles menggelar aksi di depan Mapolda Jatim, Selasa (14/1). (IDN Times/Ardiansyah Fajar)

Salah satu anggota MeMiles, Ikhsan Aziz mengatakan, penutupan aplikasi MeMiles dinilai merugikan. Ia menyebut tidak ada penyelewengan maupun investasi bodong pada MeMiles.

"Dirugikan sekali kalau ditutup. Jadi aktivitas member yang tadinya rutin sekarang jadi begini," ujar pria 38 tahun itu saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Kasus Investasi Bodong MeMiles, Penyanyi Ello Diperiksa Polda Jatim

2. Member MeMiles merasa tidak bisa beraktivitas lagi di aplikasi

Mengaku Merugi, Puluhan Member Desak Polda Jatim Buka Kembali MeMilesBeberapa member MeMiles gelar aksi di depan Mapolda Jatim, Selasa (14/1). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Ditutupnya MeMiles, kata Ikhsan, mengakibatkan member lain tidak bisa beraktivitas pada aplikasi tersebut. Karena beberapa sudah membeli slot iklan untuk investasi. Apabila iklan itu banyak dilihat, performanya akan naik dan mendapat reward dari PT Kam and Kam.

"Saya pasang iklan jual mobil laku di situ. Kalau reward bonus itu dari performa saya, kalau tidak dapat ya ikhlasin saja kan bonus. Terkait akselerasi kita dalam aplikasi itu. Saya belum dapat reward cuma kita nunggu jatah pembagian, tapi saya tidak nunggu reward," kata Ikhsan.

Mengenai teknis untuk masuk ke investasi tersebut, Ikhsan menyatakan, sama seperti perekrutan lain, yakni member harus punya rekrutan baru untuk dapat memasang iklan.

3. Member berharap MeMiles dibuka lagi

Mengaku Merugi, Puluhan Member Desak Polda Jatim Buka Kembali MeMilesBeberapa member MeMiles gelar aksi di depan Mapolda Jatim, Selasa (14/1). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Ikhsan juga berharap, Polda Jatim bisa membuka lagi aplikasi MeMiles dan mengkaji penetapan tersangka beberapa manajemen PT Kam and Kam. Dia menilai aplikasi tersebut merupakan karya anak bangsa yang harus dilindungi dan didukung.

"Kalau bersalah silakan diproses, kalau aplikasi tidak salah. Kalaupun bersalah harus diperbaiki sistem ini. Ini aplikasi pengiklan, ada satu perusahaan yang running-nya sama seperti saat ini sudah berduit, berjalan lancar dan punya karyawan banyak," kata dia.

Baca Juga: Aneh, Ada Iklan Sandal Jepit hingga Makanan Bekas pada MeMiles

4. Polda Jatim tetapkan empat tersangka kasus investasi bodong Memiles

Mengaku Merugi, Puluhan Member Desak Polda Jatim Buka Kembali MeMilesDirreskrimsus Kombes Pol Gidion Arif bersama tersangka investasi bodong Eva (54) dan PH (22), Jumat (10/1). IDN Times/Fitria Madia

Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengamankan uang nasabah investasi bodong MeMiles hingga Rp122 miliar. Sebanyak empat orang telah ditetapkan tersangka, yaitu Direktur MeMiles Kamal Tarachan atau Sanjay, Manajer MeMiles Suhanda, pencari member Martini Luisa dan ahli IT Prima Hendika.

Sementara, beberapa selebritas akan diperiksa sebagai saksi kasus ini. Di antaranya Penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello yang diperiksa hari ini, Selasa (14/1) dan penyanyi Eka Deli Mardiyana pada Senin (13/1). Polda Jatim juga berencana memeriksa penyanyi Mulan Jameela.

Baca Juga: Kapolda Jatim Sebut Eka Deli Koordinator Artis Kasus Investasi MeMiles

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya