Comscore Tracker

Pemerintah Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Penjelasan Menag

Semoga toleransi gak cuma berbentuk terowongan

Surabaya, IDN Times - Pemerintah merencanakan pembangunan terowongan menghubungkan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Akses penghubung yang dinamai Terowongan Silaturahmi ini, masuk dalam konsep renovasi pertama masjid terbesar di Asia Tenggara itu setelah 41 tahun tidak dipugar.

Menteri Agama Fachrul Razi menilai renovasi yang menyertakan pembangunan Terowongan Silaturahmi ini merupakan lambang kerukunan umat beragama.

"Lambang kerukunan umat beragama, secara praktisnya memang mereka bisa kalau ada kegiatan terlalu banyak bisa di Istiqlal atau sebaliknya," ujarnya saat ditemui di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (13/2).

1. Menag yakin ini tidak akan menimbulkan kecemburuan agama lain

Pemerintah Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Penjelasan MenagMenteri Agama, Fachrul Razi saat di Masjid Al-akbar Surabaya, Kamis (13/2). IDN Times/Ardiansyah Fajar

Fachrul memastikan pembangunan terowongan ini tidak akan menimbulkan kecemburuan agama lain di Indonesia. "Pasti semua (agama) diperhatikan, kami juga turun tangan langsung semua," tambah Fachrul.

Menurutnya, pembangunan itu akan dilakukan secara bertahap.

2. Anggaran renovasi Istiqlal Rp475 miliar

Pemerintah Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Penjelasan MenagPresiden Jokowi meninjau renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat 7 Februari 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Anggaran renovasi Masjid Istiqlal mencapai Rp475 miliar. Nantinya akan digunakan memperbaiki bangunan, memoles lantai, mengganti karpet, lampu, hingga sound system. Tak hanya itu, Masjid Istiqlal juga akan menambah tempat parkir di basement.

Baca Juga: Renovasi Masjid Istiqlal, Jokowi Bangun Terowongan ke Katedral

3. Jokowi setujui usulan pembangunan terowongan tersebut

Pemerintah Bangun Terowongan Istiqlal-Katedral, Ini Penjelasan Menag(Presiden Jokowi meninjau Masjid Istiqlal pada 7 Februari 2020) Dokumentasi Sekretariat Kabinet

Sebelumnya, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo mengaku mendapatkan usulan untuk membangun terowongan bawah tanah penghubung  Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral dan ia pun menyetujuinya.

"Tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi. Terowongan bawah tanah. Sehingga tidak nyebrang, sekarang pakai terowongan bawah, terowongan silaturahmi," kata Jokowi. 

"Juga pembangunan landscape di luar, bukan hanya interior, eksterior, semuanya dibangun. Sungai yang ada di lingkungan Istiqlal semua diperbaiki, sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi," paparnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Istiqlal Tak Sediakan Parkir Bagi Jemaat Gereja Katedral saat Natal

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya