Comscore Tracker

Heboh Sukmawati soal Sukarno dan Nabi, NU Jatim: Ojok Kakean Polah!

Sukmawati diminta hati-hati bicara

Surabaya, IDN Times - Pernyataan Sukmawati Sukarnoputri dalam forum diskusi terkait radikalisme menuai kontroversi. Ia dianggap tidak pantas membandingkan ayahnya, Ir Sukarno, dengan Nabi Muhammad SAW. Sukmawati diingatkan untuk tidak banyak tingkah.

Video saat Sukmawati bicara pada 11 November 2019 lalu itu viral di media sosial. Salah satu yang mengecam pernyataan Sukmawati adalah  Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. 

1. Minta Sukmawati tidak banyak tingkah

Heboh Sukmawati soal Sukarno dan Nabi, NU Jatim: Ojok Kakean Polah!Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar memberikan sambutan pada acara SCNC 2019 di Kantor PWNU Jatim, Minggu malam (27/10). IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Marzuki tampak kecewa dengan pernyataan yang dilontarkan Sukmawati. Ia meminta agar Sukmawati tidak banyak bicara yang mengundang kontroversi. "Ojok kakean polah! (Jangan banyak tingkah!)," ujarnya usai peresmian gedung tetenger Markas Besar Oelama di Waru, Sidoarjo, Sabtu malam (16/11).

2. Nabi dan presiden tidak harus dibandingkan

Heboh Sukmawati soal Sukarno dan Nabi, NU Jatim: Ojok Kakean Polah!Sukmawati Soekarnoputri (Youtube)

Pengasuh Pondok Pesantren Sabillurrosyad, Kota Malang ini menilai, seseorang yang berakal sehat tidak mungkin mengeluarkan pernyataan tersebut. Ia menegaskan, Nabi tidak pantas dibandingkan dengan presiden.

"Gak perlu banding-bandingkan Bung Karno dengan Kanjeng Nabi," kata Marzuki.

Baca Juga: 3 Kontroversi Sukmawati Sebelum Bandingkan Nabi dengan Soekarno

3. Karena tugasnya juah berbeda

Heboh Sukmawati soal Sukarno dan Nabi, NU Jatim: Ojok Kakean Polah!Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar memberikan sambutan pada acara SCNC 2019 di Kantor PWNU Jatim, Minggu malam (27/10). IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Marzuki menambahkan, seluruh umat Islam sudah paham kalau Bung Karno kalah jauh jika dibandingkan dengan Nabi Muhammad. Sebab, Rasulullah berperan tak hanya di duniawi, tapi juga di akhirat.

"Kanjeng Nabi levelnya dunia, bahkan dunia-akhirat. Selain Kanjeng Nabi, mungkin ada yang berperan di satu RT, di kabupaten, berperan di satu negara, itu sebatas dunia saja, gak sampai akhirat, menolong orang dengan syafaatnya sampai masuk surga. Nah, Kanjeng Nabi jauh lebih dari itu," jelasnya.

4. Yakin umat tidak terprovokasi

Heboh Sukmawati soal Sukarno dan Nabi, NU Jatim: Ojok Kakean Polah!Sukmawati Soekarnoputri ketika hadir di acara FGD bersma Divhumas Polri, Senin (11/11). (Youtube/Divhumas Polri)

Marzuki optimistis bahwa mayoritas umat Islam di negeri ini tidak akan terprovokasi dengan pernyataan Sukmawati lalu merespons itu secara berlebihan dan mengganggu kondisi bangsa. Apalagi, banyak orang memaklumi kapasitas Sukmawati termasuk dalam perannya di negeri ini.

"Kalau ngukur seseorang dengan perjuangannya di NKRI, yang ngomong itu kan juga gak berjuang," pungkas Marzuki.

Baca Juga: PWNU Jatim: Untuk Kerukunan Boleh Salam Lintas Agama

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya