Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Aulia Dwi Nasrullah, Kapuspen
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita ketika melantik Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah sebagai Kapuspen Mabes TNI yang baru. (Dokumentasi Puspen TNI)

Intinya sih...

  • Freddy ucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada prajurit TNI di Puspen

  • Wakil Panglima juga lantik dua perwira tinggi lainnya

  • Aulia merupakan jenderal TNI termuda

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Hari Selasa lalu menjadi momen berharga bagi Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. Sebab, ia dilantik oleh Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI. Setelah itu digelar prosesi serah terima jabatan dari Mayjen TNI Freddy Ardianzah kepada Aulia.

"Serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI dalam rangka pembinaan personel serta kesinambungan kepemimpinan, guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan," ujar Tandyo di dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (1/1/2025).

Pergantian pejabat, kata Tandyo, diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. Jenderal bintang empat itu turut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pejabat lama atas pengabdian yang telah diberikan. Tandyo sekaligus memberikan pesan kepada pejabat baru agar dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja organisasi.

Freddy sendiri telah menjabat sebagai Kapuspen kurang dari enam bulan. Kini ia menempati posisi baru menjadi Staf Ahli Panglima TNI bidang ekonomi, keuangan dan perdagangan.

1. Freddy ucapkan rasa hormat dan terima kasih kepada prajurit TNI di Puspen

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita ketika melantik Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah sebagai Kapuspen Mabes TNI yang baru. (Dokumentasi Puspen TNI)

Dikutip dari akun media sosialnya, Freddy mengucapkan rasa hormat dan terima kasih yang tulus kepada seluruh prajurit pusat penerangan TNI. "Terima kasih atas kebersamaan, pengabdian dan loyalitas yang luar biasa," kata Jenderal bintang dua dari TNI Angkatan Laut (AL) itu.

Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh prajurit Pusat Penerangan TNI bahwa tugas mereka bukan sekedar pengemban tugas komunikasi. "Kalian adalah penjaga marwah institusi, penyampaian kebenaran, dan wajah TNI di hadapan rakyat Indonesia," tutur dia.

2. Wakil Panglima juga lantik dua perwira tinggi lainnya

Proses pelantikan Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (Dan PMPP) TNI, Brigjen TNI Iwan Bambang Setiawan di Mabes TNI. (Dokumentasi Puspen TNI)

Lebih lanjut ada dua jabatan lain yang diserahterimakan yaitu Brigjen TNI Iwan Bambang Setiawan menjadi Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI dan Kolonel Wing Sukarno menjadi Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar TNI.

Iwan Bambang Setyawan muncul sebagai sosok yang tak hanya piawai di medan tugas, tetapi juga cakap dalam diplomasi pertahanan internasional. Iwan memainkan peran penting dalam memperkuat posisi Indonesia di forum perdamaian dunia ketika menjadi penasihat militer Perutusan Tetap RI di New York.

3. Aulia merupakan jenderal TNI termuda

Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjadi jenderal termuda di TNI. (Dok. IDN Times/istimewa)

Adapun sosok Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah pernah menjadi sorotan lantaran memecahkan rekor sebagai jenderal TNI termuda yang pernah dilantik oleh TNI. Ia pecah rekor sebagai jenderal bintang satu pada usia 46 tahun.

Meskipun tergolong muda, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah memiliki rekam jejak yang baik. Sepanjang kariernya, ia banyak bertugas di elite Kopassus. Karena itu, tak heran Dwi dinilai cukup mumpuni untuk mengemban pangkat jenderal bintang satu.

Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1998 dan pernah bertugas di Kogabwilhan III sebagai Asops Kasgabwilhan. Selama 26 tahun berkarier di militer, Brigjen Dwi juga pernah menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari penempatan di Negara Kongo saat pertama kali lulus dari akademi militer, Dandim 0623 Cilegon, Komandan Grup 2 Kopassus, Aslog Kasdam XVIII/ Kasuari, hingga Danmenchandra Akademi TNI. 

Editorial Team