Jakarta, IDN Times - Austria menolak memberikan izin kepada Amerika Serikat (AS) untuk menggunakan wilayah udaranya untuk operasi militer terhadap Iran, dengan alasan hukum netralitas negara tersebut. Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Austria membenarkan, Washington telah beberapa kali meminta izin terkait hal itu.
Austria belum memberlakukan larangan umum terhadap penerbangan pesawat AS di wilayah udaranya, tetapi sedang meninjau permintaan tersebut berdasarkan kasus per kasus, menurut kementerian.
Di sisi lain, Partai Sosial Demokrat (SPO) yang merupakan partai oposisi juga menyerukan kepada pemerintah untuk mempertahankan pendiriannya saat ini.
“Menteri Pertahanan Klaudia Tanner (OVP) seharusnya tidak menyetujui satu pun penerbangan militer AS ke Teluk. Ia juga seharusnya tidak menyetujui penerbangan transportasi atau dukungan logistik lainnya. Sama seperti yang dilakukan Spanyol, Prancis, Italia, dan Swiss. Perang ini merugikan kepentingan ekonomi Austria, Eropa secara keseluruhan, dan perdamaian dunia,” kata Sven Hergovich, Kepala SPO di Austria Hilir, dilansir Anadolu, Jumat (3/4/2026).
