Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (IDN Times/Yovita Arnelia)
JK menegaskan, hubungannya dengan Jokowi sebagai mantan presiden dan wakil presiden membuat tuduhan tersebut tidak logis. “Pak Jokowi adalah mantan presiden, dan saya adalah wakilnya. Kami bekerja bersama selama lima tahun di pemerintahan,” kata JK.
Ia mempertanyakan tudingan bahwa dirinya membayar pihak lain untuk menyelidiki Jokowi. “Masa saya membayar orang miliaran rupiah untuk menyelidiki Beliau? Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan,” tegasnya.
JK juga menambahkan bahwa tuduhan tersebut menyangkut martabatnya. “Tuduhan bahwa saya membayar orang untuk memeriksa atau bahkan mengkhianati Pak Jokowi itu tidak benar,” tegasnya.