Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bawaslu Klaim Hoaks dan Disinformasi di Pilkada 2024 Berhasil Ditekan
(IDN Times/Dini Sucihatiningrum)

Jakarta, IDN Times - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, mengungkapkan penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial selama Pilkada 2024 bisa ditekan, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk hoaks dan disinformasi, alhamdulillah, bisa ditekan di media sosial tahun ini," ujarnya dalam keterangan pers di kanal YouTube Bawaslu, Rabu (27/11/2024).

Menurut Bagja, upaya ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Bawaslu, platform media sosial, dan masyarakat, dalam menangkal informasi palsu.

Kendati, Bagja menyoroti isu lain seperti politik uang yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

"Namun untuk politik uang masih perlu diteliti lebih dalam, dengan membandingkan data di hari pemungutan suara," katanya.

Bangja menilai Pilkada 2024 juga unik, karena dilakukan serentak dan berlangsung kondusif.

"Kalau dibandingkan Pilkada sebelumnya, kali ini lebih unik karena dilakukan secara serentak. Namun untuk hal-hal seperti pembagian sembako dan politik uang sedang dianalisis menggunakan data dari 2020 (masa pandemik COVID-19) dan 2018," kata Bagja.

Editorial Team