Jakarta, IDN Times – Kesadaran menjaga lingkungan dinilai tidak bisa dilepaskan dari nilai moral dan spiritual. Dalam perspektif Islam, relasi manusia dengan alam bahkan dipandang sebagai bagian dari ibadah yang memiliki konsekuensi hingga kehidupan akhirat.
Hal tersebut disampaikan Pengurus Majelis Tarjih Muhammadiyah, Niki Alma Febriana Fauzi, saat membahas keterkaitan teologi Islam dengan isu keberlanjutan lingkungan dalam Bengkel Hijrah Iklim di Ecocamp.
"Pemahaman mengenai hubungan manusia dan alam harus diluruskan. Kita jarang menganggap bahwa interaksi kita dengan alam (bumi) adalah bagian dari ibadah. Padahal, alam bukan sekadar tempat tinggal," ucapnya dalam keterangan, Kamis (12/3/2026).
