Jakarta, IDN Times -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Fenomena ini diprediksi akan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 10 Januari 2026.
Berdasarkan analisis BMKG, peningkatan kondisi gelombang tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Siklon Tropis Jenna yang terpantau di Samudra Hindia barat daya, serta Bibit Siklon Tropis 90W (13.5°LU, 127.9°BT) di Laut Filipina. Keberadaan kedua sistem tersebut memicu peningkatan kecepatan angin yang berdampak pada ketinggian gelombang di perairan Indonesia.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari arah Barat Laut ke Timur Laut, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari arah Barat Daya ke Barat Laut. Kecepatan angin di kedua wilayah tersebut berkisar antara 6 hingga 25 knot.
