Jakarta, IDN Times - Banjir terlihat masih menggenangi di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (30/1/2026) pagi. Apalagi sirine peringatan dini banjir di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara kembali berbunyi pada Jumat dini hari. Isi dari peringatan itu meminta warga waspada karena terjadi kenaikan tinggi muka air (TMA).
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi pada Jumat (30/1) pukul 02.30 WIB, TMA Kali Bekasi mencapai 505 centimeter (cm) atau dikategorikan siaga dua. Sementara, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat tujuh kecamatan yang terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi.
"Tujuh kecamatan yang terdampak yakni di Kecamatan Pondok Gede, Rawalumbu, Jatiasih, Bekasi Utara, Bekasi Barat, Bekasi Timur dan Bekasi Selatan," demikian isi keterangan BNPB, sore ini.
Mereka menambahkan, 80 jiwa kini terpaksa mengungsi di Musala Jamiatul Khair Kampung Lebak, Teluk Pucung. Sedangkan, jumlah rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
