Jakarta, IDN Times - Badan Nasional dan Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, setiap prajurit TNI yang bertugas di lokasi bencana banjir mendapat uang makan dan uang saku per hari mencapai Rp165 ribu. Keterangan itu menepis kalimat dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak bahwa prajurit TNI yang bertugas di tiga provinsi di Sumatra hanya diberi makan saja.
"Para prajurit di lapangan mendapat uang makan dan uang saku. Per orang mendapat Rp165 ribu," ujar Kepala BNPB Letjen Suharyanto di Aceh Tamiang seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Negara, Jumat (2/1/2026).
Begitu juga bila terjadi pergeseran pasukan dari penempatannya ke lokasi penugasan. Di momen inilah Presiden Prabowo Subianto mengoreksi kata dari Suharyanto agar kompensasi penugasan bagi prajurit TNI yang dikirim ke lokasi bencana tidak disebut sebagai uang lelah. Prabowo minta agar prajurit TNI tak boleh mengenal lelah untuk berbakti kepada negara.
Hal lain yang disampaikan oleh Suharyanto yakni BNPB baru bisa memenuhi pengajuan anggaran dari TNI sekitar Rp26 miliar dari angka lebih dari Rp80 miliar. "Ini uangnya bukan tidak ada, tetapi pertanggungjawaban di tanggal 31 (Desember) harus sudah selesai. Nanti dimulai lagi di tanggal 1 Januari 2026," tutur Jenderal bintang tiga itu.
