Jakarta, IDN Times - Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kader partainya yang juga merupakan Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq.
"Kami tentu saja prihatin dan menyesal atas kejadian ini," kata Sarmuji kepada jurnalis, Selasa (3/3/2026).
Sarmuji memberikan peringatan keras bagi seluruh kader Golkar yang kini memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan tugasnya sesuai koridor tata pemerintahan yang baik.
Kendati demikian, Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu, mengatakan, partainya tetap membuka pintu bagi Fadia apabila membutuhkan bantuan hukum.
"Kami meminta dengan sangat kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor tata pemerintahan yang baik," kata dia.
Diketahui, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq terjaring dalam OTT KPK. Ini merupakan OTT ketujuh di awal tahun yang menjerat pejabat pemerintah.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada Selasa (3/3/2026).
"Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap dia.
