Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bupati Pekalongan Kena OTT KPK, Golkar Beri Peringatan Keras ke Kader
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen Golkar M. Sarmuji. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, yang juga kader Partai Golkar, terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
  • Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan keprihatinan dan menyesalkan kejadian tersebut, sekaligus memberi peringatan keras kepada seluruh kader partai.
  • Golkar tetap membuka peluang bantuan hukum bagi Fadia, namun menegaskan pentingnya menjalankan pemerintahan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kader partainya yang juga merupakan Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq.

"Kami tentu saja prihatin dan menyesal atas kejadian ini," kata Sarmuji kepada jurnalis, Selasa (3/3/2026).

Sarmuji memberikan peringatan keras bagi seluruh kader Golkar yang kini memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan tugasnya sesuai koridor tata pemerintahan yang baik.

Kendati demikian, Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu, mengatakan, partainya tetap membuka pintu bagi Fadia apabila membutuhkan bantuan hukum.

"Kami meminta dengan sangat kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor tata pemerintahan yang baik," kata dia.

Diketahui, Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq terjaring dalam OTT KPK. Ini merupakan OTT ketujuh di awal tahun yang menjerat pejabat pemerintah.

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo pada Selasa (3/3/2026).

"Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ucap dia.

Editorial Team