Jakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Penajam Paser Utara (PPU) nonaktif, Abdul Gafur Mas'ud menerima sejumlah uang dari kas BUMD PT Benuo Taka Wailawi lewat anggaran fiktif. Untuk mengonfirmasi hal tersebut, KPK memeriksa dua saksi terkait di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
"Ramdhani (Manager Representative & Reporting PT Benuo Taka Wailawi) dan Indra Rismanto (Direktur Utama PT Benuo Taka Wailawi) dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang untuk tersangka AGM dan kawan-kawan yang berasal dari kas BUMD dan diduga pengeluaran uang tersebut fiktif," ujar Plt Juru Bicara KPK bidang Penindakan, Ali Fikri, Kamis (4/8/2022).
