Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cak Imin Lantik Dirut-Dewas BPJS 2026–2031: Negara Harus Mampukan Rakyat
Penyerahan Keppres serta Serah Terima Jabatan Dewan dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta. (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Cak Imin, mewakili Presiden Prabowo, resmi melantik jajaran Direksi dan Dewan Pengawas baru BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan untuk periode 2026–2031 berdasarkan Keputusan Presiden RI.

  • Prihati Pujiwaskito ditunjuk sebagai Dirut BPJS Kesehatan, sementara Saiful Hidayat memimpin BPJS Ketenagakerjaan. Pelantikan ini menandai regenerasi kepemimpinan dalam sistem jaminan sosial nasional.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2026-2031.

Hal ini berdasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Pengawas dan Direksi di kedua lembaga itu.

Pada periode 2026–2031, posisi Direktur Utama BPJS Kesehatan dipercayakan kepada Prihati Pujiwaskito. Adapun jabatan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan diemban oleh Saiful Hidayat.

Cak Imin optimistis regenerasi kepemimpinan BPJS sebagai garda terdepan sistem jaminan sosial nasional.

“Sebagai bagian dari tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, saya, dan jajaran memiliki tugas memastikan bahwa negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat,” ujar Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (20/02/2025).

1. Pemerintah dorong penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok paling rentan

Penyerahan Keppres serta Serah Terima Jabatan Dewan dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dia juga menegaskan komitmen kolaborasi yang telah terbangun. Bagi BPJS Ketenagakerjaan, dia berkomitmen menyediakan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan (MLT).

Sementara, bagi BPJS Kesehatan, pemerintah mendorong penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok paling rentan agar dapat kembali menjadi peserta aktif.

2. Susunan direksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan periode 2026-2031

Penyerahan Keppres serta Serah Terima Jabatan Dewan dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Berikut adalah susunan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan periode Tahun 2026-2031:

Direksi BPJS Kesehatan

1. Prihati Pujiwaskito – Direktur Utama

2. Abdi Kurniawan Purba – Direktur

3. Akmal Budi Yulianto – Direktur

4. Bayu Teja Muliawan – Direktur

5. Fatih Waluyo Wahid – Direktur

6. Setiaji – Direktur

7. Vetty Yulianty Permanasari – Direktur

8. Sutopo Patria Jati - Direktur

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

1. Stevanus Adrianto Passat – Ketua Unsur Pekerja

2. Murti Utami – Anggota unsur Pemerintah

3. Rukijo – Anggota unsur Pemerintah

4. Paulus Agung – Anggota Unsur Pemberi Kerja

5. Sunarto – Anggota Unsur Pemberi Kerja

6. Afif Johan – Anggota Unsur Pekerja

7. Lula Kamal – Anggota Unsur Tokoh Masyarakat

3. Susunan direksi dan dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan

Dok. BPJS Ketenagakerjaan

Berikut adalah susunan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode Tahun 2026-2031.

Direksi BPJS Ketenagakerjaan

1. Saiful Hidayat – Direktur Utama

2. Ihsanuddin – Direktur

3. Harjono Siswanto – Direktur

4. Agung Nugroho – Direktur

5. Trisna Sonjaya – Direktur

6. Eko Purnomo – Direktur

7. Bambang Joko Sutarto – Direktur

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan

1. Dedi Hardianto – Ketua Unsur Pekerja

2. Swartoko – Anggota Kementerian Ketenagakerjaan

3. Sudarso – Anggota Kementerian Keuangan

4. Abdurrahman Lahabato – Anggota Unsur Pemberi Kerja

5. Sumarjono Sarigih – Anggota Unsur Pemberi Kerja

6. Ujang Romli – Anggota Unsur Pekerja

7. Alif Noeriyanto Rahman – Anggota Unsur Tokoh Masyarakat

Editorial Team