Sabang, IDN Times - "Hati-hati bapak, ibu. Perhatikan jalannya," ucap seorang petugas mengingatkan para penumpang yang baru keluar dari kapal setelah melakukan penyebaran dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.
Para petugas gabungan dari pihak kantor kesehatan pelabuhan, kepolisian, dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja, serta petugas pelabuhan lainnya, tampak berdiri nyaris sejajar. Mereka seumpama membentuk pagar memanjang dari dermaga hingga ruang tunggu yang ada di dalam gedung di Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Kota Sabang, Aceh.
Pemandangan di pelabuhan terlihat begitu berbeda jika dibandingkan di hari-hari sebelumnya. Biasanya, petugas hanya berjaga di sudut-sudut tertentu pelabuhan.
Tak begitu jauh dari petugas tadi, suara imbauan datang dari petugas lainnya. "Bapak, ibu, lewat melalui ruang tunggu di dalam gedung ya," kata petugas tersebut sambil mengarahkan agar jalan melalui gedung Pelabuhan Balohan, Kota Sabang.
Ada sekitar empat sampai lima warga negara asing dengan barang bawaannya, tampak duduk di ruang tunggu. Ya mereka tidak berjalan seperti kami yang mengikuti arahan. Sebab, pemerintah setempat telah mengeluarkan aturan untuk menolak wisatawan asing sementara waktu.
Di dalam, petugas lainnya kembali memberikan instruksi. "Sabar ya bapak, ibu. Yang maju dua, dua orang dulu ya," ucapnya. Sebelum meninggalkan pelabuhan, para penumpang diminta melewati daerah yang telah dipasang Thermal Scanner.
Begitulah upaya Pemerintah Kota Sabang dalam mencegah penyebaran wabah Virus Corona masuk ke kota wisata paling barat Indonesia ini.
