Jakarta, IDN Times - Data pribadi aparatur sipil negara (ASN) dikabarkan diretas hingga bocor dijual ke sebuah forum hacker.
Kegaduhan bocornya data pribadi ASN yang berada di seluruh provinsi itu jadi pembahasan hangat publik di jejaring media sosial. Sejumlah warganet pun mempertanyakan sistem keamanan digital yang dibuat pemerintah.
Disebutkan pula bahwa data ASN yang bocor berasal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Yang bocor dari 4,7 juta data ASN ternyata dari nama, tempat tanggal lahir, NIP, SK CPNS, SK PNS dan dijual 160 juta di forum hacker. Gimana ini firewall-nya, kok kena retas terus?," tulis sebuah akun di medsos X (Twitter).
"Lagi dan lagi kebocoran data ASN yang dikelola BKN bocor sebanyak 4,7 juta data. Yang di-spill di Britch Forum, ASN Aceh sebagai contoh, satu data hanya dihargai 10 ribu," timpal netizen lain.
Kabar dugaan kebocoran data ASN juga diunggah oleh akun X, platform keamanan siber, Falcon Feeds. Disebutkan pelaku diduga sudah menjual database yang berisi informasi pribadi 4,75 juta ASN yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Peringatan Pelanggaran Data. Seorang pelaku ancaman mengaku menjual database milik Satu Data ASN (http://satudataasn.bkn.go.id) yang memuat informasi pribadi 4.759.218 pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di seluruh provinsi," tulis akun tersebut, dikutip Senin (12/8/2024).
Lantas benarkah data pribadi ASN bocor?
