Jakarta, IDN Times - Sejumlah maskapai kini memperketat penggunaan powerbank di dalam kabin pesawat. Hal itu lantaran semakin sering insiden powerbank mengalami kondisi terlalu panas. Bahkan, tak sedikit yang memicu api hingga membahayakan penerbangan.
Insiden terbaru terjadi pada 3 Maret 2025 di maskapai Batik Airlines dengan rute Johor Bahru, Malaysia menuju ke Bangkok, Thailand. Tiba-tiba di area penyimpanan kabin muncul asap putih pekat.
Peristiwa itu menyebabkan kepanikan di pesawat. Insiden tersebut divideokan hingga viral di media sosial. Powerbank yang terbakar diduga menjadi penyebab terbakarnya pesawat maskapai Air Busan di Seoul pada Januari 2025. Dalam dua insiden itu, semua penumpang pesawat dalam keadaan selamat.
Sementara, berdasarkan data dari Badan Pengelola Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) pada 2024, ada tiga insiden yang melibatkan powerbank dalam dua pekan. Artinya, frekuensi insiden yang mengancam keselamatan penerbangan akibat powerbank meningkat.
Apakah powerbank kini dilarang dibawa penumpang masuk ke dalam kabin pesawat?