Jakarta, IDN Times - Narasi di media sosial menyebut Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian ke Palestina sebagai bagian dari keterlibatan dalam Board of Peace (BoP). Klaim ini sering disertai anggapan bahwa Indonesia mengambil peran aktif secara militer dalam konflik Gaza. Namun, bagaimana posisi resmi pemerintah?
Berdasarkan laporan IDN Times, Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace merupakan bagian dari strategi diplomasi, bukan langkah militer langsung. Dia menyampaikan bahwa keterlibatan tersebut didorong oleh peluang untuk memengaruhi kebijakan dari dalam forum internasional.
“Kalau kita di dalam, mungkin kita bisa pengaruhi dan membantu rakyat Palestina,” kata Prabowo.