Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bendung Katulampa (ANTARA FOTO/M Fikri Setiawan)
Bendung Katulampa (ANTARA FOTO/M Fikri Setiawan)

Intinya sih...

  • Kronologi kenaikan air yang cepat: dari 60 cm ke 120 cm dalam waktu singkat.

  • Pintu Air Panus Depok juga Siaga 3: TMA naik hingga 210 cm, menandakan bahaya bagi warga.

  • Estimasi air sampai Jakarta dalam 10-12 jam: warga di wilayah hilir diminta siaga evakuasi mandiri.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Curah hujan tinggi di kawasan Puncak, Bogor, mulai mengirimkan "hadiah" tahunan bagi warga ibu kota. Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa terus merangkak naik hingga menyentuh level waspada yakni siaga 3 banjir Jakarta pada Kamis malam (29/1/2026).

Kenaikan status ini bukan tanpa alasan, mengingat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak pagi tak kunjung reda.

Kenaikan debit air di Bendung Katulampa terjadi cukup signifikan pada Kamis malam. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, volume air meningkat drastis setelah kawasan Cisarua dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama.

“Kamis pagi hingga sore, TMA masih normal di bawah 90 cm. Kemudian naik drastis saat hujan deras, dan saat ini sudah Siaga 3, yakni 120 cm,” ujar Kepala Pengawas Bendung Katulampa, Andi Sudirman, Kamis (29/1/2026).

1. Kronologi kenaikan air yang berlangsung cepat

Ilustrasi Sungai Ciliwung. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Perubahan status dari normal ke Siaga 3 terpantau terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Pada siang hari, ketinggian air masih berada di angka 60 cm.

Namun, seiring hujan yang konsisten, angka tersebut melonjak menjadi 80 cm pada pukul 18.00 WIB, hingga akhirnya menembus 120 cm pada pukul 19.25 WIB.

2. Pintu Air Panus Depok turut masuk level waspada

ilustrasi Sungai Ciliwung (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Dampak dari luapan di hulu mulai terasa di wilayah penyangga. Pintu Air Panus di Depok mencatatkan kenaikan TMA hingga 210 cm.

Angka ini secara otomatis menetapkan status Depok juga berada dalam posisi Siaga 3, yang menjadi sinyal bahaya bagi warga di bantaran sungai setelahnya.

3. Estimasi air sampai Jakarta dalam 10-12 jam

Ilustrasi Banjir Jakarta. (Dok. Damkar DKI)

Mengingat kecepatan arus saat ini, gelombang air kiriman diperkirakan akan menyapa wilayah hilir Jakarta pada dini hari hingga esok pagi. Warga di titik rawan seperti Kampung Melayu, Bidara Cina, hingga Kalibata diminta segera melakukan persiapan evakuasi mandiri.

“Kalau hujan di hulu masih berlanjut, debit bisa kembali naik. Warga di sepanjang bantaran Ciliwung diminta siaga karena air kiriman biasanya cepat sampai ke Jakarta,” tutup Andi.

Editorial Team