Jakarta, IDN Times - Batalyon Arhanud 21 Kopasgat di Yogyakarta berencana menambah personel, lantaran dampak dari validasi organisasi Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara. Validasi organisasi di TNI merupakan keputusan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, personel yang ada di Yon Arhanud 21 mencapai 259 orang. Angka itu akan terus ditambah hingga 400 prajurit.
"Dampak yang dapat kami dapat pada saat ini yaitu penambahan (personel) terutama personel karena sudah berubah dari detasemen menjadi batalyon. Penambahan jumlah personel saat ini kurang lebih ada 259 orang, kemungkinan akan ditambah lagi hingga mencapai standar dari suatu batalyon mungkin mencapai 400 personel," ujar Komandan Yon Arhanud 21 Korpasgat, Letnan Kolonel Pas Yosef F Abidondifu, di sela press tour di Yogyakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.
Yosef menyebut Batalyon Arhanud 21 Korpasgat merupakan satuan di bawah Resimen 2 Arhanud. Makna angka 21 yakni Resimen 2 Batalyon 1.
"Kami merupakan satuan pertahanan udara untuk bertugas menjaga objek vital teknik Angkatan Udara dari ancaman udara," kata perwira menengah itu.
Yosef mengatakan ancaman udara yang dihadapi bisa berupa pesawat tempur, helikopter, hingga Unnmaned Aerical Vehicle (Drone).
