Comscore Tracker

Awal Semester 2021, ITB-Unpad Siap Gelar Kuliah Tatap Muka

Perkuliahan akan diterapkan protokol kesehatan ketat

Bandung, IDN Times - Dua kampus besar di Kota Bandung, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) siap menjalankan kegiatan akademik secara luring atau tatap muka pada semester pertama Tahun Akademik 2021/2022. Kedua kampus ini telah mempersiapkan seluruh rencana kegiatan kuliah tatap muka, termasuk dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. 

Direktur Pendidikan ITB Arief Hariyanto mengatakan, pihak kampus secara sistematis dan penuh kehati-hatian melakukan berbagai upaya dalam mempersiapkan kegiatan akademik secara luring mulai semester mendatang, dan melibatkan seluruh sivitas akademika ITB dari tahap persiapan untuk membangun tingkat kesadaran dan kewaspadaan sejak dini.

“Mahasiswa saat ini sudah dilibatkan dalam tahap persiapan. Perwakilan dari setiap himpunan program studi mahasiswa sudah ikut dalam rapat-rapat persiapan. Edukasi terus-menerus kepada mahasiswa dan seluruh sivitas akademika akan menjadi kunci keberhasilan dan keselamatan pelaksanaan kegiatan luring di ITB,” kata Arief melalui siaran pers, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: IDAI: Sekolah Tatap Muka Belum Direkomendasikan 

1. Sudah jalankan kegiatan akademik secara terbatas

Awal Semester 2021, ITB-Unpad Siap Gelar Kuliah Tatap MukaKampus ITB (Google Street View)

ITB telah menjalankan kegiatan akademik secara terbatas sebagai fase uji coba, yaitu aktivitas penelitian pascasarjana, penelitian tugas akhir, kuliah lapangan di ITB kampus Jatinagor, kuliah bauran pascasarjana di ITB kampus Jatinangor dan pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) sebanyak dua kali.

Arief menuturkan, ITB tengah mengolah data mata kuliah yang akan dilaksanakan pada semester pertama tahun akademik 2021/2022, dan diharapkan pada awal Juni sudah dapat diumumkan kepada mahasiswa, sehingga cukup waktu untuk mempersiapkan diri.

“Penjadwalan akan diatur agar tidak terjadi penumpukan jumlah mahasiswa dalam satu waktu. Seluruh fakultas akan terlibat dalam pengaturan jadwal,” papar dia.

2. Pelaksanaan kuliah akan dipantau Satgas COVID-19

Awal Semester 2021, ITB-Unpad Siap Gelar Kuliah Tatap Mukawww.itb.ac.id

Kegiatan akademik luring, menurut Arief akan difokuskan pada aktivitas yang membutuhkan pembelajaran langsung seperti praktikum, pelatihan, studio, kuliah lapangan dan tugas besar. Mulai protokol karantina mandiri 14 hari, atau tes COVID-19 akan menjadi syarat keikutsertaan mahasiswa.

Protokol kesehatan yang ketat juga akan secara konsisten diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan akademik luring. “Seluruh fasilitas ITB akan dapat digunakan, termasuk penyediaan asrama, dan tetap dengan prokes yang ketat,” kata dia.

Tim Satgas COVID-19 yang dibentuk di tiap fakultas akan menjadi tulang punggung pengawasan pelaksanaan. Selain itu, ITB juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kota dan provinsi, agar kondisi Kota Bandung, khususnya, dan Jawa Barat umumnya tetap terjaga dalam kondisi yang baik.

3. Unpad juga akan lakukan kuliah dengan sistem hybrid

Awal Semester 2021, ITB-Unpad Siap Gelar Kuliah Tatap Mukaunpad.ac.id

Sementara, Rektor Unpad Rina Indiastuti menjelaskan, dalam setahun terakhir ada transformasi cepat dari sistem pembelajaran Unpad. Dari semula pembelajaran tatap muka secara penuh, kemudian beralih secara darurat menjadi sistem daring akibat adanya pandemik, kemudian masuk ke era pembelajaran hibrida.

“Intinya kita akan shifting, dari pembelajaran full tatap muka, kemudian di tiga bulan pertama pandemik darurat online, ke hybrid sungguh-sungguh. Harus sungguh-sungguh karena output dan outcome-nya tidak main-main,” ujar Rina.

Rina menjelaskan sistem hibrida yakni mengombinasikan metode tatap muka dengan daring. Rektor meyakini, pembelajaran tatap muka tetap diperlukan karena menghasilkan pengalaman pembelajaran yang tidak tergantikan.

Aktivitas diskusi, praktikum, pembahasan kasus dan proyek tidak bisa dihilangkan lewat virtual. Sementara akses pengetahuan, teori, dan materi pembelajaran bisa dilakukan melalui metode daring.

Menurut Rina, melalui hybrid university, sistem kelas juga bisa dikembangkan ke arah flipped classroom. Dalam satu kelas, mahasiswa yang hadir mengikuti perkuliahan tatap muka berjumlah separuh dari total mahasiswa. Sisanya bisa mengikuti perkuliahan secara daring.

Metode ini dimungkinkan dilakukan tatkala pemerintah mulai membuka kembali pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli 2021.

Baca Juga: Nadiem: Orang Tua Tidak Wajib Izinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya