Comscore Tracker

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 Pengawas

TKA Tiongkok terbanyak di Grobogan

Semarang, IDN Times - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan terhadap tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di kalangan mereka.

Pemprov Jawa Tengah melalui Dinas Ketenagakerjaan mengerahkan tim, untuk mengawasi WNA asal Tiongkok dan negara lain, yang berada di wilayah Jateng.

1. Disnakertrans Jateng mengerahkan 157 pengawas TKA

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 PengawasIDN Times/Dhana Kencana

Pengawasan dilakukan dengan menerjunkan 157 pengawas TKA. Pengawas tersebut melakukan pemantauan kondisi kesehatan dan aktivitas mereka, termasuk pada perusahaan yang mempekerjakan mereka. Pengawasan dilakukan lintas instansi di kabupaten atau kota.

”Pengawasan ini dilakukan menindaklanjuti surat dari Ditjen Pembinaan, Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan," kata Kepala Disnakertrans Jateng Sakina Rosellasari di Semarang, Jateng, Rabu (5/2).

Baca Juga: Ada 41 TKA Tiongkok, Yogyakarta Ketatkan Pengawasan Cegah Virus Corona

2. Pengawasan dilakukan sesuai surat edaran Kemnaker

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 PengawasPegawai Pemkab bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara saat melakukan cek kesehatan WNA asal Tiongkok. (Dok. IDN Times)

Seperti diketahui, guna mengantisipasi dampak virus corona, Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3), menerbitkan Surat Edaran Nomor B.5/51/AS.02.02/I/2020. Surat tersebut berisi kewaspadaan penyebaran penyakit pneumonia berat yang tidak diketahui penyebabnya pada pekerja.

Surat edaran tertanggal 24 Januari 2020 itu ditujukan kepada kepala dinas ketenagakerjaan (Disnaker) provinsi dan pimpinan perusahaan se-Indonesia. Dalam surat edaran, di antaranya berisi imbauan kepada kepala Disnaker dan pimpinan perusahaan, untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan K3. Khususnya dalam upaya pencegahan pneumonia berat yang tidak diketahui penyebabnya.

3. Sebanyak 43 persen TKA di Jateng asal Tiongkok

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 PengawasIlustrasi (ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte)

Mengacu data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah per Minggu (2/2), total TKA yang ada di Jateng berjumlah 16.398 orang. Dari angka tersebut, 14.416 TKA bekerja lintas provinsi. Sedangkan yang hanya bekerja di Jateng berjumlah 1.982 TKA.

Sedangkan, TKA yang mendominasi berasal dari Tiongkok, diikuti Jepang dan Korea Selatan. Jumlah TKA Tiongkok yang hanya bekerja di Jateng mencapai 851 orang atau 43 persen dari jumlah keseluruhan. Namun mereka yang bekerja lintas provinsi mencapai 5.510 TKA atau 33,6 persen dari total.

4. TKA Tiongkok terbanyak di Grobogan

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 PengawasIlustrasi (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Adapun sebaran TKA Tiongkok paling banyak berada di Kabupaten Grobogan. Dari total 231 TKA yang ada di daerah tersebut, 93 persen atau 215 orang adalah TKA asal Tiongkok.

Urutan kedua diikuti Kota Semarang, dengan jumlah TKA Tiongkok mencapai 169 orang atau 34 persen dari total TKA 493 orang. Selanjutnya Kabupaten Sukoharjo (100 TKA Tiongkok), Kabupaten Jepara (95 TKA Tiongkok), dan Kabupaten Semarang (29 TKA Tiongkok).

Ada 851 TKA Tiongkok, Jateng Kerahkan 157 Pengawas(IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Ada 550 TKA Asal Tiongkok, Banten Masih Aman Virus Corona

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya