Comscore Tracker

Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Terjangkit Virus Corona

Imam Zusdi diketahui punya penyakit penyerta diabetes

Jepara, IDN Times - Sejumlah tokoh politik telah menjadi korban keganasan virus corona atau COVID-19. Kali ini Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Imam Zusdi Ghozali yang dikabarkan meninggal dunia akibat terjangkit virus corona. 

Imam meninggal setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 08.20 WIB. Sebelum meninggal dia diketahui positif terpapar COVID-19.

Baca Juga: Ustadz Hilmi Aminuddin Terpapar COVID-19 dari Nakes Kepercayaannya

1. Imam Zusdi Ghozali adalah fungsionaris PPP Jepara

Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Terjangkit Virus CoronaTwitter.com/officialDPPPPP

Wakil Ketua DPRD Jepara Nuruddin Amin membenarkan kabar meninggalnya Imam Zusdi Ghozali. Dia menuturkan, Imam dirawat di RSPAD Jakarta sejak Kamis, 30 Juli 2020.

"Kabar yang saya peroleh seperti itu," ujarnya seperti dilansir ANTARA.

Imam Zusdi Ghozali adalah Ketua DPRD Kabupaten Jepara periode 2019–2024. Ia adalah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan saat ini dipercaya menjadi wakil ketua DPC PPP Jepara.

Baca Juga: Tinggi Dispensasi Nikah di Jepara, 237 Perkara, Dominan Anak 18 Tahun

2. Hasil swab test, Imam Zusdi Ghozali positif virus corona

Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Terjangkit Virus CoronaIlustrasi swab test. Dok. Humas KPK

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, Imam terkonfirmasi positif virus corona (COVID-19) setelah sebelumnya menjalani swab test di RSPAD Jakarta. Imam juga diketahui mempunyai penyakit penyerta atau komorbid.

“Harus kami sampaikan memang kenyataannya seperti itu. Beliau Bapak Imam Zusdi Ghozali terkonfirmasi positif COVID-19 dengan penyakit penyerta diabetes. Hasil lab sudah diterima GTPP COVID-19 Jepara,” kata Dian dikutip dari media lokal murianews.com.

3. Jenazah Imam Zusdi Ghozali dimakamkan sesuai protokol kesehatan COVID-19

Ketua DPRD Jepara Meninggal Akibat Terjangkit Virus CoronaIDN Times/Gregorius Aryodamar P

Lantaran terkonfirmasi positif virus corona, pemulasaraan jenazah Imam dilakukan dengan protokol COVID-19 oleh pihak RSPAD Jakarta. Jenazah diterbangkan ke Semarang dan dibawa ke Jepara melalui jalur darat.

“Prosedur penanganannya tetap dilaksakanakan sesuai prosedur COVID-19. Jenazah sudah akan ditangani dari Jakarta. Tidak boleh dibongkar lagi. Ini untuk melindungi keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar dr M Fahrudin.

Baca Juga: Jual Brownies dan Cookies Ganja via Online, Pemuda di Jepara Diamankan

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya