Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, merespons keraguan sejumlah pihak terkait metode semi-militer yang diterapkan dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026. Ia menegaskan bahwa pendekatan tersebut bukan bentuk militerisme, melainkan upaya membangun kedisiplinan dan ikatan hati (ta'liful qulub) antarpetugas.
Hal tersebut disampaikan Dahnil usai memantau kegiatan Fun Walk (Jalan Santai) 5 km peserta diklat di seputaran Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (17/01/2026).
