Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
DKI Siapkan Tim Pemulasaran Jenazah COVID-19 di Monas
Ilustrasi pemakaman. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan posko untuk pemulasaraan jenazah dengan protokol COVID-19 di kawasan Monas, Jakarta Pusat bersamaan dengan posko oxygen rescue.

Dia mengatakan bahwa petugas dari BPBD dan Satpol PP diperbantukan untuk mengurangi beban Palang Hitam DKI atau Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang kian meningkat.

"Jadi ada dua tim di Monas ini, satu untuk oksigen satu untuk pemulasaran. Jadi kalau perlu untuk langsung dikirim ada panggilan dari puskesmas maka tim ini akan langsung berangkat melakukan pemulasaran sampai pemakaman," ujar dia di kawasan Monas, Senin (5/7/2021).

1. Pihak kelurahan akan hubungi tim pemulasaran

Ilustrasi proses pemakaman salah satu jenazah COVID-19 (IDN Times/Aldila Muharma&Fiqih Damarjati)

Anies menjelaskan bahwa nantinya masyarakat bisa meminta bantuan pemulasaran jenazah ke RT atau RW terkait proses pemakaman jika sudah ada liang lahatnya. Nantinya lurah akan menghubungi tim pemulasaran dan dikirim menuju lokasi.

"(RT/RW) mereka akan mengambarkan kepada Tim pemulasaran lalu Tim pemulasaran akan mengirim personel," kata dia.

 

2. Volume permintaan pemakaman tinggi dinas Pertamanan dan Hutan Kota dapat bantuan

Ilustrasi proses pemakaman dengan protokol COVID-19. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Anies menjelaskan karena volume permintaan pemakaman kian meningkat saat ini, pihaknya meminta perbantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta (BPBD).

"Seluruhnya dikerjakan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. dengan volume permintaan yang meningkat, kita tambahkan timnya dari BPBD. Mereka ini kemudian menyiapkan tim yang bisa langsung dikirim," ujarnya.

3. Pemakaman dengan protokol COVID-19 meningkat hingga 10 kali lipat

Sebelumnya, Anies telah membagikan grafik rekapitulasi pemakaman dengan protokol COVID-19 yang terjadi di Jakarta. Beberapa hari terakhir, jumlahnya tercatat meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan pada awal bulan Mei 2021. Anies memaparkan data pemakaman dengan protokol COVID-19 ini dihimpun pada 1 Mei-3 Juli 2021.

"Teman-teman, mari terus tingkatkan kewaspadaan penularan COVID-19. Jangan lengah dan abai," tulis Anies di akun Instagramnya, @aniesbaswedan.

"Beberapa hari terakhir, jumlahnya (pemakaman dengan protokol COVID-19) tercatat meningkat 10 kali lipat jika dibandingkan awal bulan Mei 2021," imbuhnya.

Editorial Team