Jakarta, IDN Times – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong rencana Initial Public Offering (IPO) PAM Jaya sebesar maksimal 30 persen pada 2027. Langkah ini dinilai penting agar perusahaan daerah tersebut semakin akuntabel, transparan, dan efisien dalam melayani kebutuhan air bersih warga Jakarta.
Pramono menilai, pengelolaan air bersih oleh swasta selama puluhan tahun tidak memberikan hasil yang optimal. Menurut dia, BUMD seperti PAM Jaya justru memiliki potensi besar untuk dikelola secara profesional dan sehat.
“Terus terang saya yang akan mendorong PAM Jaya ini untuk IPO. Kenapa IPO? Air di Jakarta ini sudah diurus puluhan tahun oleh swasta, gak pernah bener. Jadi belum tentu BUMN atau BUMD itu kalah sama swasta,” ujar Pramono saat groundbreaking Gedung PAM, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025).
