Jakarta, IDN Times - Program kurban lebih awal atau early bird mulai digulirkan sejumlah lembaga kemanusiaan sebagai bagian dari upaya perencanaan ibadah yang lebih matang.
Skema ini dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk menyiapkan kurban secara lebih tenang sekaligus mendukung distribusi yang tertata.
Data (FAO) pada periode 2021–2023 menunjukkan masih banyak keluarga di berbagai wilayah dunia menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.
"Di sejumlah kawasan berpendapatan rendah, konsumsi daging per kapita tercatat berada di kisaran satu digit kilogram per tahun. Hal ini menunjukkan protein hewani belum menjadi bagian rutin konsumsi harian, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil dan rentan," ucap Leader Squad Qurban Human Initiative M. Rijalul Afif dalam keterangannya, Kamis (26/8/2026).
