Topan Ginting saat hadir sebagai saksi korupsi (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Total ada 23 saksi yang dipanggil KPK untuk diperiksa secara maraton sejak Rabu (6/5/2026) hingga hari ini. Mereka adalah Dison Pardamean Togatorop (Kepala Seksi Perencanaan Bina Marga Dinas PUPR Sumatra Utara), Ratno Adi Setiawan (Kasatker Wil III BBPJN Sumut), Muhammad Akhirun Piliang Alias Kirun (Direktur PT. Dalihan Natolu Group), dan Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang alias Rayhan (Direktur Utama PT. Rona Namora).
Lalu, Heliyanto (PPK 1.4 Prov. Sumatra Utara), Rasuli Efendi Sirear (PNS), Umar Hadi (Staf teknik pada PPK 1.4 PJN Wilayah 1 BBPJN Sumut), dan Rinaldi Lubis alias Aldi (Direktur PT. Taufik Prima Duta Putra).
Lalu, Ricky A Gova Siregar (Karyawan PT Dalihan Natolu Group), Taufik Hidayat Lubis (Komisaris PT Dalihan Natolu Group), Mariam (Bendahara PT. Dalihan Natolu Grup), Anggi Akhir Harahap (Pegawai PT Dalihan Natolu Grup), Suleman Lubis (Karyawan PT Dalihan Natolu Grup).
Lalu Seri Agustina Melinda (Direktur PT. Dalihan Natolu Group), Maskuddin Henri (Direktur PT Rona Namora), Makmun Sukarma (Direktur Utama PT. Ayusepta Perdana), Abu Amin (Koordinator Proyek PT Ayu Septa Perdana).
Lalu, Sahala Rumapea (PPK 1.5 satker Wilayah I PJN), Dicky Anugerah (Sekretaris Bapelitbang Sumut), Firman Siswanto Haulian Hutauruk (PPK 2.3 Satuan Kerja Wilayah 2 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, tahun 2022), Gery Trendy Sinaga (Korlap PPK 1.4 BBPJN Sumatra Utara), dan Said Safrizal PPSPM PJN Wilayah II Provinsi Sumut BBPJN Provinsi Sumut).