Jakarta, IDN Times - Transformasi digital mengubah cara perlindungan pekerja di seluruh dunia. Digitalisasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) membawa peluang besar untuk meningkatkan keselamatan kerja, tapi juga menciptakan tantangan baru yang kompleks. Hal itu tertuang dalam laporan Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization) atau ILO.
Meski pergeseran yang ada disebut mengubah bentuk pekerjaan, kehadiran AI juga mengundang peluang yang belum pernah terjadi untuk meningkatkan praktik keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
"Otomatisasi dapat memengaruhi 75 juta pekerjaan di seluruh dunia, sementara kecerdasan buatan (Al) dapat menambah 427 juta pekerjaan," kata Programme Officer, ILO Indonesia Abdul Hakim dalam press Press Conference Peluncuran Laporan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Terbaru ILO, di Jakarta, Kamis (24/4/2025).