Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis DPP Partai Golkar, Erwin Aksa, menyebut hak angket dugaan kecurangan Pemilu 2024 belum menjadi hal yang patut diperhatikan.
Terlepas dari penggunaan hak angket untuk meminta peninjauan terhadap adanya dugaan kecurangan dari hasil Pemilu 2024, Erwin berpendapat, hal tersebut dirasa belum diperlukan, karena penghitungan akhir pemilu belum selesai.
“Saya kira hak angket ini mungkin ada yang tidak puas dengan pemilu kemarin, tapi kita masih menunggu hasil pemilihan, penghitungan terakhir, kan,” kata Erwin, dalam program talkshow Real Talks with Uni Lubis, Selasa (27/2/2024).
