Ilustrasi cuaca esktrem (IDN Times/Anata Siregar)
Lukman juga menjelaskan kondisi dan cuaca sekitar saat pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak. Dia mengatakan, cuaca di wilayah tersebut sedikit berawan dengan jarak pandang sekitar delapan kilometer.
"Informasi awal terkait kondisi cuaca pada saat kejadian menunjukkan jarak pandang (visibility) sekitar 8 kilometer dengan kondisi cuaca di sekitar area dilaporkan sedikit berawan," kata dia.
Lukman menuturkan, berkaitan dengan antisipasi kondisi cuaca, seluruh operator penerbangan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca, melakukan perencanaan penerbangan secara maksimal, serta mematuhi persyaratan cuaca minimum pada tahap dispatch, take off, dan landing sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).
"Selain itu, operator penerbangan diimbau untuk mengimplementasikan ALAR (Approach and Landing Accident Reduction) Toolkit sebagai langkah pencegahan terjadinya incident dan accident, khususnya pada fase pendekatan dan pendaratan di kondisi cuaca buruk maupun wilayah pegunungan," ucap dia.