Comscore Tracker

Berbulan-bulan Bebas COVID-19, Tiba-tiba Muncul 2 Klaster di Rembang

Salah satu klaster yakni panti jompo, 42 lansia tertular

Rembang, IDN Times - Virus corona atau COVID-19 masih terus menyebar di wilayah Jawa Tengah. Setelah klaster pernikahan, kini muncul dua klaster baru sekaligus di Kabupaten Rembang.

Dua klaster baru penularan virus corona yang ditemukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah yakni di panti wreda atau panti jompo dan sebuah kantor polisi di Rembang.

Baca Juga: Klaster Pernikahan Mengepung Semarang, Awalnya karena Jabat Tangan

1. Berbulan-bulan Rembang bebas dari COVID-19, tapi tiba-tiba muncul klaster panti wreda dan polisi

Berbulan-bulan Bebas COVID-19, Tiba-tiba Muncul 2 Klaster di RembangKondisi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, Cipayung, Jakarta Timur (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengaku kaget, dengan munculnya dua klaster penularan COVID-19 tersebut. Sebab, selama berbulan-bulan lamanya, tidak ditemukan sama sekali kasus virus corona di wilayah Rembang.

"Jadi berbulan-bulan di sana tidak ada kasusnya. Tapi secara tiba-tiba tiga minggu lalu terjadi penularan di dua klaster. Pertama ada di panti wreda yang ditempati para lansia, dan satu lagi di jajaran kepolisian," tuturnya, Selasa (30/6).

Baca Juga: Ganjar: Ada Klaster ASN Pemprov Jateng, Polres Rembang dan PLTU Jepara

2. Ada enam polisi tertular COVID-19, diduga tertular dari luar Rembang

Berbulan-bulan Bebas COVID-19, Tiba-tiba Muncul 2 Klaster di RembangIlustrasi petugas kepolisian yang sedang bertugas. Dok. IDN Times

Menurut Yulianto, ada enam polisi yang tertular COVID-19 saat sedang bertugas. Pihaknya menduga, polisi yang tertular COVID-19 karena posisi mereka sebelumnya melakukan perjalanan dinas keluar kota.

"Dugaan saya ada faktor impor dari luar daerah. Mereka (polisi) kan habis perjalanan keluar daerah. Inilah yang harus hati-hati. Karena saat pergi ke daerah yang terinfeksi COVID-19, virusnya bisa menularkan ke orang-orang," terang Yulianto.

3. Terdapat 42 lansia terkena COVID-19

Berbulan-bulan Bebas COVID-19, Tiba-tiba Muncul 2 Klaster di RembangKondisi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, Cipayung, Jakarta Timur (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Sementara di klaster panti wreda Rembang, Yulianto menyebut, jumlah kasus COVID-19 cukup banyak. Setidaknya ada 42 lansia yang terpapar COVID-19. Mereka diketahui positif dari hasil tes yang dilakukan dinas kesehatan setempat.

"Yang di panti (wreda) kasusnya cukup banyak. Ada 42 orang. Yang dinyatakan positif (virus corona) lalu dirawat di rumah sakit. Yang lainnya dites lagi terus dinyatakan negatif," ujarnya.

Yulianto mengatakan, penghuni panti yang negatif COVID-19 tetap dipantau ketat oleh petugas medis. Pihaknya saat ini memberikan pengawasan khusus, karena ada faktor usia yang sudah sepuh ditambah rentan penyakit bawaan.

"Kita sudah dirikan posko kesehatan di sana dan diawasi 24 jam. Pengecekan dilakukan kontinu. Lalu ada yang anoreksia (kehilangan selera makan) dan gak bisa bangun selanjutnya dirujuk ke rumah sakit. Yang gangguan kejiwaan juga dirujuk," tutur Yulianto. 

Baca Juga: Tagih Janji Ganjar, Wali Kota Solo Curhat Insentif dan Alkes ke Jokowi

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya