Comscore Tracker

Cegah Virus Corona, Pedagang di Jogja Wajib Mandikan Hewan Kurban

Pedagang juga wajib bersihkan tali hewan kurban

Kota Yogyakarta, IDN Times - Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan protokol kesehatan penjualan hewan kurban, guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19 di Kota Gudeg. 

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Purwadi mengatakan, aturan tersebut dibuat karena menjelang Idul Adha, muncul penjual hewan kurban dadakan yang berasal dari luar kota. 

“Berkaca dari kasus pamsok ikan yang berasal dari Semarang, kami tidak ingin kasus tersebut terulang, apalagi hampir semua hewan kurban berasal dari luar daerah,” kata Heroe, Rabu (1/7). 

1. Semua pedagang hewan kurban wajib memandikan hewan dan talinya

Cegah Virus Corona, Pedagang di Jogja Wajib Mandikan Hewan KurbanPengecekan kesehatan sapi (IDN Times/Handoko)

Heroe menjelaskan aturan tersebut salah satunya mengatur cara membersihkan atau memandikan hewan. 

“Dimungkinkan untuk mewajibkan pedagang yang mendatangkan hewan dari luar daerah, untuk membersihkan hewan atau memandikannya dan mencuci talinya sebelum dijual,” kata dia, dilansir Antara.

Baca Juga: Jual Beli Hewan Kurban Saat Pandemik COVID-19, Begini Aturan Mainnya  

2. Lokasi penyembelihan tidak sembarang tempat

Cegah Virus Corona, Pedagang di Jogja Wajib Mandikan Hewan KurbanIDN Times/Nofika Dian Nugroho

Sedangkan, penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan di sembarang tempat, tapi hanya boleh dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan.

“Hanya saja, kapasitas RPH Giwangan sangat terbatas. Hanya mampu memotong sekitar 150 ekor sapi saat Idul Adha dan tasyrik,” kata Heroe.

Padahal, kata Heroe, jumlah hewan kurban yang dipotong di Kota Yogyakarta biasanya mencapai hampir 3.000 ekor sapi, dari 440 tempat penyelenggaraan penyembelihan hewan.

3. Mendorong pembentukan satgas

Cegah Virus Corona, Pedagang di Jogja Wajib Mandikan Hewan KurbanANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan, Heroe mendorong pembentukan satuan tugas. Satgas ini akan bertugas mengawasi mulai dari hewan tiba, dipotong, hingga pembagian kepada masyarakat.

“Makanya, kami dorong agar setiap tempat penyembelihan memiliki satuan tugas yang nantinya harus memperhatikan dengan seksama, dan memastikan protokol kesehatan dipatuhi. Mulai dari hewan kurban datang, proses penyembelihan, pemotongan dan pembagian ke warga,” kata dia.

Baca Juga: Panduan Salat Iduladha dan Penyembelihan Hewan Kurban saat COVID-19

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya