Timses Paslon 01 Ridwan-Suswono, Juwanda (kiri) & Alia (kanan) di Festival Pilkada Jakarta, Minggu (17/11). IDN Times/Veronica Theresia Taruh Barguna
Timses pasangan RIDO, Juwanda, mengatakan saat Pilkada nanti jangan sampai salah memilih pemimpin. Menurutnya, menilai visi-misi dari setiap paslon sangat penting dalam menentukan pilihan.
"Jadi memilih pemimpin, jangan sampai salah. Harus dilihat program visi-misinya, lihat dokumen lengkapnya jangan hanya potongan-potongan," ucap Juwanda.
Dia juga menyebut, saat ini ketiga paslon sedang diterpa isu-isu yang tidak benar.
Sementara itu, Timses Pasangan Dharma-Kun, Chala, mengatakan ketika pemimpin Jakarta mencintai warganya, maka sudah pasti pemimpin tersebut akan memahami akar permasalahan warganya.
"Ketika pemimpin di Jakarta mencintai warganya, dia bertempat tinggal hidup dan besar di Jakarta, pasti dia memahami akar persoalan dan akar permasalahan warganya. Dan ketika pemimpin mencintai warga Jakarta, dia akan melayani dengan hati," ucapnya.
Chala juga menegaskan, pasangan Dharma-Kun adalah pasangan independen yang tidak terafiliasi dengan partai politik manapun, sehingga program visi-misinya hanya untuk rakyat dan tidak menguntungkan siapapun.
Dia juga mengatakan, semua yang ada di lembar visi-misi Dharma-Kun sudah jelas untuk melayani masyarakat Jakarta.
Adapun Timses Paslon 3 Pramono-Rano, Pangeran Siahaan mengatakan, visi-misi Pramono-Rano berdasarkan hasil ketemu masyarakat jadi semuanya berasal dari keresahan masyarakat.
"Hampir semua visi-misi dan semua program-program Mas Pram itu based on ketemu sama warga, jadi kita gak ada yang kepikiran. Contohnya soal CCTV, itu bukan dari kita, itu dari ibu-ibu yang minta, dari warga yang minta gitu," ujar Pangeran Siahaan dalam sesi Speed Dating.
Dalam sesi tersebut juga Pangeran meminta masukan dan kritikan anak-anak muda saat ini atas keresahan yang dirasakan selama tinggal di Jakarta, agar dapat dijadikan sebagai masukan dalam program kerja Pramono-Rano.