Miris, 2 Pelajar di Madura Jadi Penadah Curanmor

Polisi menangkap tiga penadah curanmor

Surabaya, IDN Times - Penangkapan residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor) Sura'i, berujung pada penangkapan penadah barang curanmor asal Madura.

Mirisnya, dua dari penadah barang curian tersebut masih di bawah umur. Polisi telah menangkap tiga penadah dalam kasus ini.

1. Polisi menangkap tiga penadah curanmor

Miris, 2 Pelajar di Madura Jadi Penadah Curanmorsafedepositfederation.com

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti mengatakan ketiga penadah tersebut bernama Sholeh alias Mosleh (40), AF (17), dan AM (14). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

"Nama-nama mereka kami dapatkan dari pengembangan kasus Sura'i. Mereka menerima sepeda motor hasil curian dari Sura'i," ujar Bima ketika dikonfirmasi IDN Times, Minggu (23/6).

2. Dua di antara penadah masih di bawah umur

Miris, 2 Pelajar di Madura Jadi Penadah Curanmorpixabay.com/3839153

Mirisnya, dua nama dari ketiga penadah yang berinisial AF dan AM remaja masih di bawah umur. Bima mengungkapkan, peran mereka hanya sebagai pembantu tersangka Sholeh untuk proses penjemputan barang hasil curian.

"Mereka juga masih berstatus sebagai pelajar. Kami amankan juga," kata dia.

3. Para penadah ditangkap saat melewati Suramadu

Miris, 2 Pelajar di Madura Jadi Penadah CuranmorIlustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bima menjelaskan, ketiga penadah ditangkap saat melintasi Jembatan Suramadu, Minggu (23/6). Sebelumnya kepolisian telah mengetahui rencana ketiganya untuk menyeberang dari Pulau Madura menuju Surabaya melalui Jembatan Suramadu.

"Dari penangkapan itu kita berhasil mengamankan tiga buah motor hasil curian. Pelaku sempat hendak mengelabui petugas dengan kontak motor palsu," kata dia.

4. Para penadah mengaku baru sekali membeli barang curian

Miris, 2 Pelajar di Madura Jadi Penadah Curanmorpixabay ichigo121212

Berdasarkan keterangan ketiganya, kata Bima, mereka mengaku baru pertama kali menerima barang hasil curian tersebut. Namun, Bima yakin, sebelumnya mereka telah menjadi penadah kasus curanmor lain.

"Karena motor tersebut untuk dijual lagi, bukan digunakan pribadi. Masih akan kita periksa lebih lanjut," kata dia.

Baca Juga: Bom Molotov Meledak di Rumah Warga, Polisi Sudah Periksa 8 Saksi

Topic:

  • Rochmanudin

Just For You