Comscore Tracker

Menkominfo: Pernyataan Menteri Malaysia soal Penusukan Dahului Hukum

Ia serahkan kasus sepenuhnya ke kepolisian Malaysia

Surabaya, IDN Times - Pernyataan Menteri Sukan dan Belia (Menteri Pemuda dan Olahraga) Malaysia, Syed Sadiq, yang menyebut video penusukan Warga Negara Indonesia di Malaysia merupakan hoaks, membuat kesal Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G Plate.

Menurut Johnny, pernyataan Syed tersebut telah mendahului hasil pemeriksaan kepolisian.

Baca Juga: Tak Ucap Kata Maaf, Syed Saddiq Sebut Penusukan Suporter adalah Hoaks

1. Johnny sebut Syed tak berhak menyatakan video tersebut hoaks atau bukan

Menkominfo: Pernyataan Menteri Malaysia soal Penusukan Dahului HukumMenteri Sukan dan Belia Malaysia, Syed Saddiq. IDN Times/Panji Galih

Johnny mengatakan, Syed tak berhak menyatakan video tersebut hoaks atau bukan. Sebab, kasus itu telah dilaporkan dan ditangani kepolisian setempat. Sehingga kewenangan untuk menyatakan keaslian video maupun perkembangan kasus, berada di tangan aparat penegak hukum.

"Nanti polisi yang akan menentukan hoaks apa bukan. Kalau ternyata polisi bilang itu kejadian benar, itu kan berarti dia (Syed) mendahului aparat keamanan atau pejabat penyelidik setempat," ujar Johnny saat ditemui di JX International, Sabtu (23/11).

2. Johnny serahkan sepenuhnya kasus penusukan ke polisi Malaysia

Menkominfo: Pernyataan Menteri Malaysia soal Penusukan Dahului HukumMenkominfo Johnny G Plate saat ditemui di JX International Surabaya, Sabtu (23/11). IDN Times/Fitria Madia

Johnny sendiri tak ingin memberikan komentar terhadap keaslian video tersebut. Pihaknya memang belum menganalisis video itu. Ia menyerahkan perkara sepenuhnya ke pihak Kepolisian Diraja Malaysia.

"Saya jangan menanggapi. saya belum tahu hasil dari aparat hukum. Menurut saya terkait kasus hukum itu aparat kepolisian Malaysia," tuturnya.

3. Johnny bersedia membantu membuktikan video hoaks atau bukan

Menkominfo: Pernyataan Menteri Malaysia soal Penusukan Dahului HukumIDN Times/Sukma Shakti

Jika memang kepolisian Malaysia membutuhkan bantuan, lanjut Johnny, ia bersedia meminjamkan layanan analisis keaslian video tersebut. Hal ini agar informasi yang didapatkan dari hasil analisis menjadi tajam dan benar.

"Saat ini adalah aparat hukum kepolisian Kerajaan Malaysia. Kalau minta bantuan, kami tentu akan berikan bantuan karena kami punya monitoring cyber patrol 24 jam sehari, 7 hari seminggu," ungkapnya.

4. Pemerintah RI benarkan adanya penusukan

Menkominfo: Pernyataan Menteri Malaysia soal Penusukan Dahului HukumIlustrasi (IDN Times/Reza Iqbal Ghafari)

Di sisi lain, Kepolisian RI dan Menpora RI Zainuddin Amali membenarkan kabar tertusuknya supporter bola Indonesia. Kejadian terekam dalam sebuah video dan diketahui berawal dari laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Malaysia lawan Indonesia, pada Selasa (19/11).

Mendengar respons Syed yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan hoaks, Zainuddin pun menyampaikan kekecewaannya melalui sebuah surat pada Jumat (22/11).

https://www.youtube.com/embed/-ldoiD4SifU

Baca Juga: Tak Ucap Kata Maaf, Syed Saddiq Sebut Penusukan Suporter adalah Hoaks

Topic:

  • Sunariyah

Just For You