Jakarta, IDN Times - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan kemampuan TNI Angkatan Laut (AL) semakin menguat, usai kedatangan dua kapal fregat buatan Italia. TNI AL resmi menerima KRI Prabu Siliwangi-321, usai melalui 44 hari perjalanan dari Eropa, Kamis (26/3/2026). Sementara, pada 2025, TNI AL telah menerima KRI Brawijaya-320.
Perwira tinggi TNI AL itu mengatakan dua kapal fregat itu memiliki ukuran paling besar dibandingkan fregat sejenis di kawasan Asia Tenggara.
"Tapi dari segi kemampuan hampir samalah dengan apa yang dimiliki oleh negara-negara tetangga. Mulai dari Australia, Singapura, Vietnam, dan beberapa negara lainnya. Kemampuannya mirip-mirip," ujar Ali di Dermaga 107, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ketika menjawab pertanyaan IDN Times, Kamis.
Ali tak menampik kemampuan dua kapal fregat buatan Fincantieri itu akan menjadi amunisi tambahan bagi TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Sebab, mereka memiliki sensor-sensor dengan kualitas lebih baik dibandingkan kapal perang lainnya milik TNI AL.
Ke depan, kata Ali, TNI AL akan melakukan latihan bersama dengan mengerahkan kapal-kapal mereka. Tujuannya untuk menguji coba seluruh sistem senjata yang ada di kapal-kapal yang dimiliki TNI AL.
