Comscore Tracker

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi Aher

Aher pernah membawa PKS memimpin suara Jawa Barat

Bandung, IDN Times - Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang akrab disapa Demiz, tengah bekerja keras memenangkan Calon Presiden nomor urut 01 Joko “Jokowi” Widodo-Ma'ruf Amin di Jawa Barat.

Tugas berat bagi Demiz karena kini ia menjabat sebagai Juru Bicara Jokowi-Ma'ruf. Karena Jabar merupakan lumbung suara bagi pesaingnya pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pilpres 2014 saja, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla kalah telak di Jawa Barat dari pasangan Prabowo-Hatta Rajasa dengan perbandingan 60:40.

1. Deddy Mizwar belajar dari Aher

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi AherIDN Times/Galih Persiana

Meski berat mendongkrak suara Jokowi-Ma'ruf di Jabar, Deddy mengaku optimistis kubu 01 menang. Sebab, ia belajar dari kolegannya Ahmad Heryawan atau Aher, yang sudah berpengalaman memenangkan suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jawa barat.

“Saya belajar dari dia dulu. Kita semua tahu bagaimana Prabowo menang di sini (pada 2014),” kata Deddy, sambil menunjuk Aher yang berada di sampingnya usai menjadi saksi sidang kasus Meikarta di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (20/3).

Baca Juga: Resmikan Pasar Badung, Jokowi Akan Disambut 2 Ribu Penari Pendet

2. Deddy optimistis Jokowi-Ma'ruf unggul dari Prabowo-Sandi meski beda tipis

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi AherIDN Times/Galih Persiana

Deddy mengatakan Jawa Barat adalah daerah penting dikuasai kedua capres pada Pemilu 2019. Sebab, Jawa Barat tercatat memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak di Indonesia, dengan 51.050 suara (data KPU).

Meski optimistis suara Jokowi-Ma'ruf akan memimpin Jabar, Deddy memperkirakan perbedaan suara tak terlalu banyak dari Prabowo-Sandiaga.

“(Hasil survei Jokowi) unggul, cuma ada yang tipis, ada yang jauh. Sebulan ini kita gak tahu ada peristiwa apa yang bisa membuat perubahan,” kata dia.

3. PDIP mengklaim Jokowi akan kalahkan Prabowo

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi AherFacebook/Yudha PW

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat Abdy Yuhana mengatakan optimisme memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat bukan tanpa ukuran. Ada beberapa penyebab pergeseran suara di Jawa Barat dalam lima tahun terakhir, yang membuat elektabilitas Jokowi meningkat drastis.

DPD PDIP Jabar, kata Abdy, masih melakukan survei secara berkala untuk mengukur elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jabar. Survei tersebut dilakukan pihak ketiga yang tidak disebutkan namanya.

“Pokoknya kesimpulan nya per hari ini, Jokowi sudah melampaui pasangan 02 di Jabar. Kami pakai lembaga survei profesional,” tutur dia, kepada IDN Times, Februari lalu.

4. Bukti keakuratan survei

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi AherIDN Times/Sukma Shakti

Abdy menyebutkan sederet peristiwa yang menjadi bukti warga Jabar telah percaya dengan kinerja Jokowi. Misalnya, animo masyarakat Jabar ketika Jokowi mengunjungi daerah mereka.

“Coba lihat saja respons luar biasa masyarakat Jabar setiap kali Jokowi berkunjung ke daerah-daerah. Bisa kita lihat bahwa kehadiran Jokowi memang ditunggu masyarakat Jawa Barat,” ujar dia.

Menurut Abdy, Jokowi memang jarang mengunjungi Priangan Timur (Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran). Maka itu, kunjungan Jokowi ke Garut pada Januari 2019 merupakan perhatian presiden pada masyarakat Jabar.

“Jokowi itu aktivitas intensitas turun ke daerahnya sangat rajin sekali. Tapi di wilayah Jabar sendiri, sejak menjabat presiden, Jokowi intens melakukan kunjungan,” kata Abdy.

5. Pembangunan Garut versi Jokowi

Menangkan Jokowi di Jabar, Deddy Mizwar Pelajari Strategi AherIDN Times/Galih Persiana

Jokowi membawa beberapa catatan sepulang dari Garut. Di antaranya adanya potensi Sumber Daya Alam (SDA) di sana, seperti kandungan geothermal di kawasan Kamojang, Garut.

Agar potensi alam tersebut mudah diakses, maka pemerintah berencana membangun Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya alias Cigatas. “Jalan tol tersebut akan memudahkan semua orang, agar dapat mengakses Garut,” kata dia.

Selain itu, Garut juga punya potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Di antaranya diaspora pemangkas rambut Garut ke seluruh Indonesia.

“Kalau kemudian ada dampak tambahan suara setelah kunjungan tersebut, kami anggap itu adalah bonus,” ujar Abdy. 

Baca Juga: Urusan Politik Beda Pilihan, Aher dan Demiz Tetap Akur Berteman 

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya