Comscore Tracker

Ditjen Imigrasi Deteksi Veronica Koman Berada di Australia

Paspor ditarik agar Veronica bisa dibawa ke Indonesia

Bandung, IDN Times – Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Ronny Franky Sompie, mengatakan tengah memproses penarikan paspor milik pengacara Hak Asasi Manusia, Veronica Koman. Surat permintaan dari polisi pun sudah ia terima. 

Ronny pun juga buka suara, perempuan berusia 31 tahun itu terakhir terlacak ada di Australia. Sehingga, Ditjen Imigrasi akan melayangkan surat agar paspor Veronica tidak bisa digunakan di sana. 

“Ketika diketahui yang bersangkutan (Veronica) berada di Australia, sesuai data terakhir, atau di negara lain, kami akan koordinasikan untuk segera menjalin kerja sama. Sesuai dengan yang diminta penyidik Polda Jatim,” ujar Ronny kepada media pada Senin (9/9). 

Lalu, apa dasar hukum yang digunakan oleh Ditjen Imigrasi untuk menarik paspor milik Veronica? 

1. Paspor yang dibawa oleh Veronica Koman tidak akan berlaku usai ditarik Ditjen Imigrasi

Ditjen Imigrasi Deteksi Veronica Koman Berada di AustraliaDok.IDN Times/Istimewa

Menurut Ronny, apa yang hendak dilakukan oleh Ditjen Imigrasi sudah sesuai dengan aturan yang tertuang dalam pasal 31 ayat 1 dan 3 UU nomor 6 tahun 2011. Di dalam aturan itu, tertulis paspor seorang warga negara bisa ditarik bagi tersangka yang melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. 

"Kami katakan bahwa paspor yang dibawanya sudah kami cabut. Jadi, walaupun dia sedang bawa paspor, tetap saja paspornya tidak berlaku," kata Ronny kemarin. 

Maka, proses yang nantinya diprediksi akan terjadi, lantaran dokumen identitasnya yakni paspor di negara tujuan tidak berlaku, maka ia akan diserahkan ke KBRI di mana ia kini berada. Dengan begitu, proses hukum terhadap Veronica selanjutnya lebih mudah. 

Baca Juga: Polri Bujuk Keluarga Veronica Koman Minta Ia Pulang ke Indonesia

2. Ditjen Imigrasi punya wewenang menarik paspor Veronica Koman

Ditjen Imigrasi Deteksi Veronica Koman Berada di AustraliaTwitter.com/@veronicakoman

Menurut Ronny, Ditjen Imigrasi memang punya kewenangan untuk mencabut paspor Veronica. Apalagi, status hukum Veronica saat ini telah menjadi tersangka dengan ancaman di atas lima tahun penjara, sehingga polisi berhak menahannya selama masa penyidikan.

Oleh sebab itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah negara tempat Veronica tinggal sementara dalam proses pencabutan paspor. 

"Ketika penyidik telah menetapkan bahwa seseorang seperti VK sebagai tersangka, kemudian mereka meminta tolong untuk melakukan pencarian, mekanisme pencarian akan dilakukan apabila dia sudah melintas ke luar negeri,” kata Ronny. 

“Pasti kami koordinasikan dengan imigrasi negara yang bersangkutan,” ujar dia melanjutkan. 

3. Saat ditetapkan sebagai tersangka, Veronica Koman tidak berada di Indonesia

Ditjen Imigrasi Deteksi Veronica Koman Berada di AustraliaTwitter.com/papua_satu

Sebelum Ronny membicarakan soal Australia, sebenarnya belum ada aparat pemerintah atau kepolisian lain yang membicarakan lokasi terlacaknya Veronica. Namun, dalam pemberitaan yang berkembang, Polda Jatim sempat mengatakan bahwa Veronica berada di negara tetangga. Ia berada di sana untuk melanjutkan program pasca sarjana. 

Dalam narasi itu, ada premis yang sesuai bahwasanya Australia merupakan negara tetangga.

Sebelumnya Veronica ditetapkan sebagai tersangka dengan regulasi pasal berlapis, yakni Undang-Undang ITE, Pasal 160 KUHP, UU Nomor 1 Tahun 1946, dan UU Nomor 40 Tahun 2008.

Baca Juga: Polisi Sudah Mengetahui Keberadaan Veronica Koman

Topic:

  • Santi Dewi

Just For You