Jakarta, IDN Times - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali membuka akses pendanaan lingkungan bagi masyarakat, termasuk masyarakat adat melalui peluncuran layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan peluncuran ini merupakan kali keempat dan kembali didukung pemerintah Norwegia melalui skema Result Based Contribution (RBC).
Ia menyebut kerja sama bilateral ini telah memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan hutan secara lestari, perhutanan sosial, hingga upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan.
"Kementerian Kehutanan sangat berbangga hati dan berbahagia menerima kunjungan sahabat kami dari Norwegia, Menteri Pembangunan Internasional Asmund Aukrust. Kami mengapresiasi kerja sama yang dilakukan Norwegia dengan Indonesia melalui Result Based Contribution," kata Raja Juli usai pertemuan bilateral di Kantor Kemenhut, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (11/2/2026).
