Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gempa Maluku Tengah
Gempa guncang wilayah Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (17/1/2026). (Dok. BMKG)

Intinya sih...

  • Gempa M5,5 guncang Maluku Tengah pada Sabtu (17/1/2026) pukul 06.50 WIB

  • Episenter gempa berlokasi di darat 26 km barat laut Maluku Tengah, kedalaman 59 km

  • Gempabumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan dalam lempeng Banda, tidak berpotensi tsunami

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gempa berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 06.50 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,26° Lintang Selatan dan 128,72° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 26 km barat laut Maluku Tengah, Maluku di kedalaman 59 km.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2," sebut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan tertulis.

Daryono menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (intra-slab) Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Amahai, Liang, Kairatu dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah ), daerah Ambon, Seram Utara, dan Sorong dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," sebut Daryono.

Hingga pukul 07.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Editorial Team