Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Idrus Marham, mendorong pemerintah lebih bersikap tegas menyikapi eskalasi di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS), tanpa harus keluar dari Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP).
Menurut Idrus, Indonesia perlu menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan ketidaksetujuan terhadap agresi militer yang dilakukan AS dan Israel. Sikap ini penting sebagai penegasan posisi politik luar negeri Indonesia, sekaligus menjadi pengingat diplomatik atas keterlibatan Indonesia dalam BoP.
Di sisi lain, sikap ini menunjukkan konsistensi Indonesia dalam memegang teguh prinsip bebas aktif—sebuah doktrin yang sejak awal menempatkan Indonesia sebagai kekuatan diplomasi nonblok.
"Pernyataan tegas tidak setuju atas penyerangan tersebut penting, sebagai peneguhan prinsip politik luar negeri kita. Namun, ketidaksepakatan itu tidak serta-merta harus dimaknai dengan keluar dari forum internasional," ujar Idrus kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
