Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-08-29 at 21.44.04.jpeg
Halte TransJakarta depan Polda Metro Jaya dibakar massa aksi (IDN Times/Sandy Firdaus)

Intinya sih...

  • Halte TransJakarta Senen dan halte lainnya dibakar oleh massa yang tidak bertanggung jawab.

  • Pengrusakan fasilitas publik disayangkan oleh manajemen TransJakarta, mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas publik bersama-sama.

  • Massa aksi merupakan respons terhadap tindakan anarkis polisi dalam menghadapi aksi demo, menyebabkan korban tewas.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani membenarkan sebagian Halte Senen Toyota Rangga dan halte TransJakarta lainnya dibakar oleh oknum massa yang tidak bertanggung jawab.

"Sebelumnya, di beberapa halte TransJakarta juga terjadi aksi vandalisme dan perusakan fasilitas halte," ucap Ayu saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025).

Dia menyayangkan pengerusakan fasilitas publik. Ayu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik.

"Kami sangat menyayangkan pengrusakan fasilitas publik, dan mengajak masyarakat agar menjaga sehingga manfaatnya bisa terus digunakan oleh banyak orang," ujarnya

Pantauan IDN Times, percikan api di halte arah Blok M ini sudah terlihat sejak pukul 21.20 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap halte yang berseberangan dengan kantor Polda Metro Jaya itu.

Sebelumnya, halte TransJakarta kecil juga dibakar oleh sekelompok massa aksi. Sebelumnya, halte ini juga dirusak. Kaca-kaca halte tampak pecah diamuk massa. Tidak cuma itu, halte TransJakarta arah Bundaran HI juga terbakar.

Massa aksi sejatinya sempat menepi karena hujan dan tembakan gas air mata. Namun, mereka kembali lagi setelah hujan mereda, dan gas air mata tak ditembakkan lagi.

Mereka tetap melempari kantor Polda Metro Jaya dengan kembang api, serta barang-barang seperti botol air mineral dan sisa batang kayu. Mereka tetap maju meski tembakan gas air mata datang berkali-kali.

Massa aksi ini merupakan bagian dari aksi mahasiswa geruduk Polda Metro Jaya. Aksi merupakan respons terhadap tindakan anarkis yang dilakukan oleh polisi dalam menghadapi aksi demo pada Kamis kemarin. Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan turut menjadi korban tewas dalam pengamanan demo itu.

Affan tewas akibat dilindas oleh mobil taktis Baracuda milik Brimob Polri. Jenazahnya telah dimakamkan pada pagi tadi di TPU Karet Bivak.

Editorial Team