Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)
Sebanyak 300 siswa ini akan menjalani isolasi selama 14 hari ke depan. Setelah 14 hari, siswa yang menunjukkan adanya gejala COVID-19, akan menjalani tes swab.
"Pasien ODP gak perlu (tes) swab. Yang di-swab yang ada di rumah sakit, yang ada gejalanya, yang dia sesak napas, batuk,'' tuturnya.
Musyafak menambahkan, 1.250 siswa yang dinyatakan negatif dari hasil rapid test, dipulangkan ke Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) masing-masing. Mereka akan belajar menggunakan sistem online.
"Jadi dikembalikan ke sana. Bukan ke rumah masing-masing, tapi ke SPN wilayah di mana yang bersangkutan dinas di wilayah tersebut," jelas Musyafak.
Pembaca bisa membantu kelengkapan perlindungan bagi para tenaga medis dengan donasi di program #KitaIDN : Bergandeng Tangan Melawan Corona di Kitabisa.com http://kitabisa.com/kitaidnlawancorona