Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDI: Bencana COVID-19 Tahun Lalu Jangan Terulang Lagi, RS Siap-Siap!
Ketua Terpilih PB IDI terpilih, dr. Moh Adib Khumaidi, SpOT dalam diskusi di kawasan Jakarta Pusat (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Jakarta, IDN Times - Ketua terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Adib Khumaidi, mengatakan sebanyak 25 provinsi telah melaporkan kenaikan keterisian rumah sakit sejak satu minggu terakhir.

"Kasus harian hampir 10 ribu lebih per hari, ini pertanda rumah sakit menyiapkan diri," ujar Adib dalam wawancara khusus IDN Times, Selasa (3/2/2022).

Meski demikian, Adib mengatakan rumah sakit saat ini masih bisa mengatasi kenaikan pasien COVID-19 dan akan menaikan kapasitas sesuai kebutuhan.

1. Sejumlah ruangan di rumah sakit sudah dikonversikan

Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSUP Persahabatan Yudhaputra Tristanto menunjukan ruangan isolasi pasien COVID-19 di RSUP Persahabatan. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Adib menjelaskan, sebenarnya rumah sakit yang diperuntukkan COVID-19 sudah membuka pelayanan umum. Namun, setelah ada kenaikan kasus, rumah sakit sudah mengonversikan ruangan yang sebelumnya untuk pasien nonCOVID-19 jadi pasien COVID-19.

"Beberapa ruangan sudah dikonversikan, bahkan beberapa wilayah sudah bisa teratasi, termasuk di DKI Jakarta," katanya.

2. Bed DKI Jakarta akan ditambah seiring kebutuhan

Petugas bersiap di dalam mobil Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta untuk menjemput bayi terkonfirmasi negatif yang ibunya terpapar COVID-19 di Jakarta, Jumat (25/6/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

Khusus di Jakarta, Adib mengatakan DKI Jakarta menyiapkan 1.000 bed yang nantinya akan ditambah seiring kebutuhan dan kenaikan kasus Omicron.

"Jika dibanding Juli tahun lalu memang luar biasa konversinya, bisa lebih dari seribu bahkan sampai 5 ribu dalam satu wilayah," imbuhnya.

Adib berharap kondisi ini bisa diantisipasi seluruh rumah sakit dengan peralatan medis, mulai oksigen, obat-obatan agar kejadian Juli lalu tidak terulang lagi.

3. Kemenkes siapkan kapasitas kasur rumah sakit

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi ketika berbicara di webinar Sinovac (Tangkapan layar YouTube Inke Maris & Associates)

Sementara, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kenaikan angka kasus COVID-19 dalam satu minggu terakhir telah diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan dengan menyiapkan kapasitas tempat tidur perawatan COVID-19.

Nadia menerangkan, secara nasional total ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) perawatan COVID-19 saat ini berjumlah 78.825, yang dapat tingkatkan sampai dengan kapasitas maksimal 156.847 tempat tidur.

"Untuk Jakarta sendiri, BOR di 196 rumah sakit rujukan saat ini di 6.496 dari 13.777 kapasitas tempat tidur yang tersedia. Dalam kondisi yang dibutuhkan, BOR di Jakarta dapat dikondisikan hingga mencapai 21.000. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir, kapasitasnya masih cukup banyak,'' papar Nadia.

Editorial Team